15 Cara Budidaya Ciplukan yang Baik dan benar agar pesat mewujudkan

Ciplukan yakni nama sejenis buah kecil yang memiliki karakteristik buah yang terbungkus di kelopak bunga yang membesar. Orang Inggris menyebut buah yang kaya khasiat ini dengan Morel berry, Ciplukan (Indonesia), Ceplukan (Jawa), Cecendet (Sunda), Keceplokan, Angket, Kepok-Kepokan (Bali), Dedes (Sasak), Leletokan (Minahasa), Yor-yoran (Madura) dan lapinonat(seram).
Diperkirakan bahwa Ciplukan berasal dari benua Amerika, melainkan kini telah menyebar hampir di segala dunia, khususnya di negara-negara tropis, termasuk Indonesia. Di beberapa daerah di Indonesia, Ciplukan tumbuh subur dan tumbuh liar di daerah sekitar sawah, kebun, tepi jalan, hutan dan beberapa malahan tumbuh di sekitar pelataran rumah.
Cara Budidaya Ciplukan
Prasyarat Tumbuh
Tanaman Ciplukan sangat layak jikalau ditanam di tanah yang subur dan gembur, tak tergenang air dan memiliki pH mendekati netral.
Tanaman Ciplukan dapat bertahan hidup di tanah yang tipis, agak padat dan kurang terawat dengan tanaman liar lainnya.
Situasi tanah lapisan atas memiliki akibat besar pada kesuburan tanaman Ciplukan. Ciplukan dapat dibudidayakan di dataran sampai ketinggian kaprah-kaprah. 1.500 m di atas permukaan laut.
Persiapan Benih
penyiapan bibit
Benih ciplukan dapat diperoleh dari buah yang telah berumur lebih dari 2,5 bulan.
Buah yang telah matang dan tua, ketika ditekan dengan jari, mengeluarkan daging dan biji yang lembut.
Biji ini diterapkan sebagai bibit yang siap disemai.
Penyiapan Media Semai
Tanah yang dibutuhkan untuk proses penyemaian wajib memiliki struktur lunak dan kandungan gizi yang cukup selama proses penyemaian.
Penyemaian Benih
Pemeliharaan bibit ciplukan di dalam bak relatif lebih gampang ketimbang penyimpanan bibit di bedengan. Distribusi seketika bibit di bedengan wajib ditutup dengan plastik untuk mencegah penguapan air dari media bibit, untuk menghindari panas atau hujan, dan untuk mencegah hama dan penyakit. Benih berumur 1 sampai 1,5 bulan dapat ditanam di tanah.
Persiapan Lahan Tanam Ciplukan
Untuk metode bertani, Anda wajib khususnya dulu menyiapkan lahan penanaman. Ini penting sebab keadaan penanaman yang baik dan ideal membikin tanaman ciplukan tumbuh subur. Lahan tanam yang baik wajib memenuhi kriteria berikut:
Paparan sinar sang surya seketika selama minimal 8 jam setiap hari
Mengandung gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman
Memiliki kadar air yang cukup (dekat sumber air)
PH (keasaman) tanah berada di kisaran 5,5 – 6,8
Lantas setelah mengolah lahan tanam yang layak lakukan mengolah tanah tanam. Sebagian langkah dibutuhkan untuk mengolah tanah untuk penanaman. Berikut ini yakni langkah-langkah untuk mengolah tanah tanam yang baik.
Penggemburan tanah
Tanah yang gembur akan mengoptimalkan perakaran tanaman Ciplukan sehingga mereka dapat mengabsorpsi gizi dengan baik di tanah. Penggemburan dapat dijalankan dengan cangkul atau traktor bajak. Sesudah tanah gembur lalu dihasilkan bedengan.
Pembuatan Bedengan
Tujuan dari bedengan yakni untuk mempermudah proses pengairan, penyiangan dan panen. Caranya yakni dengan mengumpulkan tanah untuk menyusun jalanan demi jalanan dengan selanya untuk pengairan. Tinggi bedengan sekitar 10-20 cm, sehingga tanah tak pesat kering.
Pemberian Pupuk Dasar
Sesudah bedengan terbentuk, pupuk dasar dapat dikasih dalam wujud pupuk kandang atau pupuk organik lainnya. Tanah digali untuk menyusun garis panjang di tengah bedengan, dan pupuknya disebarkan secara merata. Kemudian pupuk ditutup dengan tanah lagi. Sementara itu, banyak pupuk organik telah dipasarkan dalam wujud butiran yang mempermudah aplikasi.
Tutupi Bedengan dengan Mulsa Plastik
Sesudah pemupukan, bedengan ditutup dengan plastik mulsa untuk mencegah pertumbuhan gulma atau tanaman liar yang mengganggu lainnya. Pilihan lain yakni mengaplikasikan jerami atau rumput kering untuk menutupi bedengan.
Penyiraman untuk penguraian Pupuk
Sesudah dilapisi dengan plastik mulsa, bedengan kemudian dialiri via sela bedengan mengaplikasikan pompa air. Pastikan airnya cukup untuk membasahi segala bedengan sehingga pupuk di dalamnya pesat terurai. Hindari menanam bibit secara seketika ketika pupuk masih baru sebab suhu tanah pupuk sangat tinggi dan benar-benar dapat membunuh akar tanaman. kemudian tinggalkan bedengan selama 2 minggu.
Penanaman bibit Ciplukan
Sesudah bibit yang disemai dalampolybag telah mencapai ketinggian 10-15 cm, bibit ciplukan dapat dipindahkan ke bedengan.
Agar tanaman tak mati dalam fase ini, beberapa hal wajib dijalankan dengan benar:
Buat lubang tanam pada bedengan dengan jarak antara 40-50 cm. Usahakan agar kedalaman lubang mencukupi dengan ukuran kantong plastik.
Lakukan penyiraman khususnya dulu pada bedengan agar lahan tanaman basah. Jangan lupa untuk menyiram bibit dalam polybag sebelum meletakkannya pada bedengan.
tanamlah pada petang hari untuk mencegah layu jikalau ditanam pada petang hari.
Lakukan penanaman langkah demi langkah agar tanaman Ciplukan dapat tumbuh bersama secara merata.
Selama lima hari pertama, bibit wajib ditanam kembali ketika ada tanaman yang mati.
Merawat Tanaman Ciplukan
Perawatan tanaman dijalankan untuk menjaga keadaan tanaman sehat dan subur sampai panen dan setelah panen. Perawatan tanaman Ciplukan melibatkan berjenis-jenis langkah, termasuk penyediaan pupuk tambahan, Penyiraman dan penanganan gulma. Ini juga yakni langkah penting dalam menanam Ciplukan.
Pemupukan
Dasar penyebaran pupuk buatan pada tanaman Ciplukan yakni:
Seluruh dosis pupuk fosfor dan kalium didistribusikan ke lubang per tanaman sedalam bibit ditanam.
Pupuk tambahan I dalam wujud pupuk nitrogen, yang dikasih 14 hari setelah tanam. Pupuk didistribusikan dalam alur di sekitar tanaman pada jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.
Pupuk tambahan II dalam wujud pupuk nitrogen dikasih 35 hari setelah tanam. Pupuk didistribusikan dalam alur di sekitar tanaman pada jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.
Jikalau budidaya Ciplukan dijalankan dengan aman, pemupukan nitrogen dapat ditingkatkan dan pemupukan fosfat dan kalium berkurang.
Penerapan pupuk pada tanaman Ciplukan ditanami dengan metode tanaman tangkap disesuaikan dengan dosis pupuk yang diterapkan untuk tanaman utama.
Pemanenan
Buah ciplukan dapat dipanen setiap 2-3 minggu dengan masa tenggang. Jikalau panen berhasil dan berkualitas baik, panen mewujudkan buah yang konsisten dan matang sempurna. 1 pohon Ciplukan dapat mengumpulkan 300 buah.
Demikianlah pembahasan perihal budidaya ciplukan semoga dapat berguna untuk anda. elfadz.com

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*