Inilah 6 Faktor yang Bisa Menyebabkan Suhu Badan Normal Menjadi Naik Turun

Pada dasarnya manusia yang masih hidup memiliki suhu tubuh, dimana hal ini berhubungan juga dengan menjaga kinerja organ-organ yang ada di dalam tubuh. Suhu badan normal  seseorang adalah berkisar antara 36,1 sampai dengan 37,2 derajat Celcius. Hanya saja memang standard tersebut tetap disesuaikan dengan beberapa kondisi, misalnya adalah usia, aktivitas yang dijalani sampai dengan waktu di hari tersebut. Biasanya memang seiring dengan bertambahnya usia maka suhu tubuh juga akan cenderung menurun.

Banyak faktor yang menjadi penyebab suhu tubuh ini berubah-ubah, bahkan juga bisa mengindikasikan masalah kesehatan. Misalnya adalah ketika suhu badan baik atau demam. Bisa jadi hal ini disebabkan karena memang tubuh tengah melawan bakteri atau virus penyebab penyakit. Selain naik maka suhu tubuh ini juga bisa turun bahkan berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Berikut ini diantaranya beberapa faktor yang bisa menyebabkan suhu tubuh menjadi naik turun, yaitu:
 

  1. Pertumbuhan, umumnya bayi yang mengalami perubahan pada suhu tubuhnya, sering kali naik turun karena mereka sedang dalam fase pertumbuhan. Apalagi pertumbuhan pada bayi ini berlangsung begitu cepat. Misalnya adalah suhu tubuhnya akan meningkat beberapa hari setelah dilahirkan, namun akan turun kembali saat mencapai usia pertengahan, hal semacam ini berlangsung cukup sering.
  2. Terjadinya perubahan hormon, pada dasarnya suhu tubuh ini juga cenderung sensitif dengan kadar hormon yang ada di dalam tubuh, kadang bisa naik dan juga turun. Misalnya pada saat wanita mengalami menstruasi maka suhu tubuhnya akan menjadi lebih tinggi, karena disini hormon memang mengalami perubahan secara cepat. Begitu juga yang dialami oleh seorang wanita ketika sudah memasuki usia menopouse.
  3. Ritme sikardian, suhu tubuh juga akan mengalami perubahan dengan mengikuti perubahan jam biologis. Biasanya adalah suhu tubuh terendah akan dirasakan pada saat 2 jam sebelum Anda bangun, bahkan juga akan menjadi lebih dingin pada waktu-waktu tertentu, ini adalah hal yang sangat normal terjadi.
  4. Demam, demam ini akan dirasakan oleh seseorang ketika terkena infeksi virus atau bakteri yang menyerang, sebagai salah satu respon bentuk pertahanan tubuh untuk mencegah patogen jahat yang akan menginfeksi tersebut. Maka secara otomatis nantinya suhu tubuh juga akan mengalami peningkatan beberapa derajat lebih tinggi dibandingkan normalnya.
  5. Hipotiroidisme, ketika metabolisme seseorang menjadi melambat karena adanya produksi hormon tiroid yang kurang, secara otomatis juga akan menyebabkan perubahan pada suhu badan, biasanya hal ini akan disertai dengan beberapa gejala lain, seperti diantaranya adalah nyeri otot, sembelit sampai dengan kelelahan.
  6. Diabetes melitus, nyatanya penyakit yang dikenal juga sebagai kencing manis ini berhubungan dengan suhu tubuh. Para ilmuan dalam penelitiannya menemukan fakta bahwa ketika mereka menyuntikkan insulin kepada tikus, hal ini menyebabkan peningkatan suhu tubuh dan juga metabolismenya. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa ternyata penyakit diabetes sedikit banyak juga berpengaruh terhadap suhu tubuh seseorang

Biasanya suhu tubuh seseorang juga cenderung mengalami perubahan ketika cuaca dingin tengah melanda, hal ini juga berbahaya karena sangat mungkin berpotensi untuk menyebabkan hipotermia. Untuk itu maka harus tetap menjaga suhu badan normal, diantaranya adalah dengan mengonsumsi lebih banyak makanan, kemudian juga hendaknya jangan biarkan tubuh sampai menggigil dan konsumsi lebih banyak air, karena hal ini juga berpengaruh untuk menjaga suhu tubuh tetap normal.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*